Human Interest Photography Tips untuk Pemula

Human Interest

Banyak fotografer pemula yang tidak tahu apa itu human interest photography? Artinya sendiri adalah salah satu bentuk foto yang cukup populer dalam dunia fotografi.

Untuk jenisnya sendiri juga ada banyak seperti fotografi portrait, fotografi budaya, street photography, fotografi konseptual dan lain sebagainya. Bagi Anda yang ingin tahu informasi lengkap soal human interest, silahkan simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Pengertian Human Interest

Foto Human Interest
Source : boredpanda.com

Dalam arti luas human interest adalah mengambil foto dengan objek yang memperlihatkan kehidupan manusia dengan menggambarkan emosi, membangkitkan empati orang untuk melihat foto tersebut.

Contohnya, kondisi lingkungan yang buruk, kondisi perekonomian yang kurang bagus, pola hidup dan aktivitas objek lainnya. Dibutuhkan karakter yang kuat untuk membangun human interest yang baik.

Jadi bisa dikatakan kalau HI fotografi juga tergolong ke dalam bagian journalism photography. Sebab kegiatannya mengabadikan momen serta pengalaman manusia.

Ketika HI fotografi masih tergolong dalam photography journalism, maka penggunaannya lebih banyak untuk majalah, koran atau informasi di media massa seperti buletin.

Jenis Human Interest

HI Photography
Source : boredpanda.com

Berikut beberapa jenis atau bagian-bagian fotografi HI:

1. Fotografi Portrait

Fotografi portrait merupakan sebuah genre yang lebih menekankan pada kegiatan fotografer dalam bentuk foto portrait. Misalnya menekankan objek manusia dengan unsur wajah yang lebih dominan.

2. Fotografi Budaya

Fotografi culture merupakan salah satu jenis genre yang lebih menekankan pada bidang kebudayaan manusia.

Unsur ini meliputi pakaian, makanan, cara bicara, bahasa isyarat, musik, ekspresi muka dan lain sebagainya.

3. Street Photography

Street photography atau fotografi jalanan adalah sebuah genre yang lebih menekankan pada unsur jalanan manusianya, dan lebih cenderung ke human interest.

Yang membedakannya adalah aktivitas dan cara mengambil foto (lebih condong diambil pada jalanan dengan objek yang berbeda-beda).Unsur objeknya seperti hewan-hewan, bangunan, orang bersepeda, orang jalan kaki, pelayan toko dan lain sebagainya.

4. Travel Photografi

Kalau genre yang satu ini lebih cenderung ke mengabadikan suasana alam, dengan atau tanpa melibatkan unsur manusia.

Mungkin banyak yang bertanya kenapa genre ini masuk ke dalam fotografi Hi? Karena genre ini juga ada yang melibatkan unsur manusianya di dalam objek foto tersebut.

5. Fotografi Konseptual

Fotografi konseptual merupakan salah satu genre dalam fotografi HI yang lebih menekankan pada konsep foto, denganmelibatkan unsur manusianya yang lebih dominan.

Cara Membuat Fotografer Human Interest

Human Interest
Source : boredpanda.com

Setelah Anda memahami bagian-bagiannya, tentu sebagian dari kalian ada yang ingin tahu cara mengambil foto dengan human interest kan?

Berikut langkah-langkahnya:

1. Sediakan Peralatan

Langkah awal yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan segala kebutuhannya, seperti tripod, kamera, lensa dan lain sebagainya yang memang diperlukan.

Kemudian, siapkan juga peralatan lain seperti memori card, baterai cadangan dan lainya. Jika sudah siap, silahkan lanjut ke tahap berikutnya.

2. Hunting Objek

Di sini Anda mencari objek yang mau diambil gambarnya. Apabila Anda tinggal di daerah perkotaan maka objeknya bisa penjual makanan atau minuman, pengemis, pemulung, buruh dan lain sebagainya.

Tapi, jika Anda tinggal di daerah pedesaan. Anda bisa mengambil objek seperti seseorang yang mau ke sawah, orang memasak menggunakan kayu sebagai apinya, dan kegiatan orang desa lainnya.

Pastikan, sebelum Anda memotret objek sebaiknya meminta izin terlebih dahulu ke orangnya. Silahkan utarakan maksud Anda untuk mengambil gambar tersebut. Tujuannya untuk menghindarkan kesalahpahaman Anda dengan objek foto.

Catatan, biarkan objek yang difoto beraktivitas seperti biasanya. Supaya hasil fotonya terlihat lebih natural, tanpa dibuat-buat.

3. Ambil Foto Sebanyak Mungkin

Langkah berikutnya adalah memotret objek sebanyak mungkin. Kenapa dianjurkan demikian? Karena masih banyak orang yang berpendapat, kalau gambar yang dihasilkan oleh fotografer profesional lebih bagus, jika dibandingkan dengan fotografer pemula atau amatir.

Dari semua foto yang dihasilkan, Anda bisa memilih foto mana yang terbaik. PastikanAnda bereksperimen atau mengambil foto dengan sudut yang berbeda-beda.

Contohnya, dari belakang, samping kanan atau kiri, depan dan banyak angle lainnya.

Tips Fotografi HI untuk Pemula

Human Interest Photography
Source : boredpanda.com

Untuk membuat foto dengan teknik ini ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan seperti:

1. Karakter Menarik

Untuk membuat foto dengan teknik ini, dibutuhkan karakter yang menarik dan kuat. Sehingga foto yang dihasilkan terlihat hidup.

2. Foto Dibuat Candid

Diusahakan kalau Anda mengambil gambar dibuat secara candid. Artinya orang tersebut tidak merasa kalau dirinya sedang difoto atau diarahkan oleh fotografer. Sehingga menghasilkan foto yang alami atau terlihat natural.

3. Menguasai Kamera

Salah satu hal penting yang harus Anda miliki, apabila mau menghasilkan foto yang bagus. Maka Anda harus menguasai kamera.

4. Menangkap Momen

Usahakan Anda memotret objek secara berturut-turut untuk menangkap momen setiap detiknya.

5. Memilih Lensa

Untuk menghasilkan foto yang bagus, maka anda harus memiliki lensa foto yang mempunyai jarak fokus antara 50-300 mm. Sehingga akan membantu Anda untuk mengambil gambar secara candid.

Walaupun lensa yang Anda miliki menengah dan lebar juga bisa lho untuk teknik ini, apabilaAnda mempunyai hubungan yang baik dengan objek foto.

6. Potret dengan Kamera Compact

Salah satu cara yang efektif untuk mengambil gambar dari jarak dekat adalah dengan menggunakan kamera compact.

Dengan begitu, objek tidak akan terintimidasi dan bereaksi, seperti Anda memakai kamera DSLR dan lensa besar.

7. Teknik Komposisi

Teknik komposisi yang bagus adalah teknik yang menampilkan ekspresi atau bahasa tubuh objek foto dari lingkungan hidupnya.

Untuk foto HI, biasanya para fotografer akan memakai warna putih. Tujuannya adalah supaya terfokus pada objek foto dan makna foto itu sendiri.

Tapi ini kembali lagi ke masing-masing fotografer. Tetap menunjukkan keceriaan juga dalam gambar, agar tidak terlihat gloomy.

8. Berani Mencari Momen

Anda jangan pernah takut keluar dan mengeksplorasi lingkungan. Anda bisa mengambil gambar yang banyak untuk menangkap momen yang paling tepat.

Jangan lupa, kalau momen tersebut juga harus mengandung emosi serta interaksi, sehingga orang-orang yang empatik untuk melihatnya.

9. Jangan Settingan

Karena di dalamnya mengandung unsur interaksi, jangan sampai foto Anda merupakan hasil settingan.Anda lebih baik saja belajar menunggu dan menangkap momen yang tepat.

10. Perhatikan Cahaya

Ketika mengambil objek, pastikan anda memperhatikan cahaya. Sebab cahaya yang keras akan mempengaruhi foto itu sendiri.

11. Jangan Sampai Ganggu Orang

Memang Anda tidak perlu takut dengan orang lain. Namun jangan sampai kegiatan fotografi Anda mengganggu orang lain.Kemudian, sebisa mungkin hindari menggunakan blitz yang bisa mengganggu.

12. Jangan Takut dengan Orang

Karena memang tujuan Anda baik untuk mengabadikan momen. Maka usahakan tidak takut untuk bertemu dengan orang baru.Bisa saja, itu menjadi momen terbaik yang bisa Anda dapatkan.

13. Perhatikan Komposisi

Setiap fotografer tentu memiliki sense of art berbeda, namun ketika memotret di momen yang tak terduga harus memperhatikan komposisi foto. Anda dapat menentukan komposisi rule of thirds sebagai cara paling aman.

14. Jeli Menangkap Momen

Perlu diingat, bahwa moment yang unik hanya terjadi sekali bahkan terkadang tidak akan terulang kembali. Bahkan terkadang kita tidak menyadari telah menangkap momen yang unik dari hal-hal sepele, dan baru tersadar setelah melihat hasil foto.

Kejelian menangkap momen berharga inilah yang penting untuk diasah, dengan banyak melakukan experimen foto HI.

Sekarang ini sudah banyak para fotografer yang memilih menggunakan genre human interest photography, karena dinilai seninya lebih tinggi.

Jadi setelah Anda mengetahui penjelasan di atas, apakah Anda tertarik juga dengan genre ini? Anda bisa mencoba sendiri genre di atas untuk menangkap setiapmomen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *