Mengenal Disposable Camera Dan Cara Penggunaan

Disposable Camera

Apakah Anda pernah mendengar disposable camera? Ya, akhir-akhir ini sedang marak foto dengan gaya retro dan vintage. Untuk mendapatkan foto gaya retro dan vintage tanpa perlu ribet, maka bisa menggunakan disposable camera.

Disposable camera adalah jenis kamera yang didesain khusus untuk Anda yang ingin membeli kamera namun terkendala biaya. Kamera ini memang dibanderol sangat terjangkau, yang memungkinkan Anda bisa belajar fotografi dengan biaya minimalis.

Pengertian Disposable Camera

Single Use Camera

Disposable Camera atau kamera sachet adalah kamera jenis analog yang hanya bisa digunakan sekali pakai atau sekali pemakaian, dan umumnya menggunakan lensa fokus tunggal. Pada beberapa kamera telah dilengkapi dengan flash terintegrasi, ada juga versi tahan air untuk mendukung fotografi bawah air.

Keterbatasan dalam penggunaannya membuat Anda harus pikir-pikir ketika ingin membidik gambar, jadi pastikan momen yang ingin diabadikan adalah momen terbaik.

Karena hanya bisa digunakan sekali saja, maka kamera sudah tidak bisa digunakan lagi karena roll film di dalamnya tidak bisa diganti. Berbeda dengan kamera analog, yang roll film masih bisa diganti dengan yang baru jika semua sudah habis digunakan.

Kamera analog termasuk disposable camera memang sedang hits sekarang ini, bahkan ada fitur di kamera digital maupun smartphone yang membuat pengguna bisa menghasilkan foto layaknya foto yang dihasilkan kamera analog maupun disposable camera.

Sekarang sudah banyak merek ternama yang memproduksi disposable camera, misalnya saja Kodak, Fujifilm, Lomography, Ilford dan lain sebagainya. Banyak varian yang bisa Anda pilih, mulai dari yang memiliki eksposure 27 dan 39 dan ISO 400 dan 1600.

Sejarah Disposable Camera

Sejarah kamera

Disposable camera muncul menjawab kebutuhan akan fotografi dengan harga yang terjangkau. Berkat disposable camera yang diciptakan oleh H.M Stiles ini, sekarang banyak orang yang mampu membeli kamera, khususnya bagi mereka yang ingin belajar fotografi lebih jauh.

Disposable camera terbuat dari bahan plastik, dan merupakan jenis kamera rangefinder dengan format analog yang memiliki roll film berukuran 35 MM. Ada sekitar 24, 27 dan 36 frame yang bisa Anda gunakan untuk menjepret momen-momen terbaik, tergantung merek disposable camera yang digunakan.

35 film
Film 35 mm

Disposable camera memiliki bukaan atau aperture f/10, yang fokus ke semua scene yang tertangkap di viewfinder. Karena itu, tidak disarankan untuk menggunakan kamera ini di kondisi yang minim cahaya, karena hasilnya tidak akan maksimal.

Shutter speed yang dimiliki oleh kamera sekali pakai ini diatur secara default, yaitu auto dengan kecepatan 1/125 detik. Ada juga internal flash yang memiliki waktu recycle 4 detik, yang bisa memberikan penerangan sewajarnya.

Karena bukan kamera digital, maka Anda tidak bisa menemukan tombol on dan off pada kamera sekali pakai ini. Ada beberapa disposable camera yang bisa digunakan untuk fotografi di bawah air, khusus untuk Anda yang hobi melakukannya.

Bagian Disposable Camera

Bagian Kamera
Source : ardiankusuma.com

1. Tombol Shutter

Bagian pertama yang harus Anda ketahui adalah tombol shutter, tombol ini umunya berbentuk oval dan terletak dibagian atas sebelah kanan body kamera.

Sama seperti tombol shutter pada kebanyakan kamera, tombol ini berfungsi sebagai pemicu kamera untuk mengambil gambar.

2. Shutter Count

Bagian shutter count berfungsi untuk menampilkan jumlah kertas film yang tersisa. Karena kamera disposable ini hanya sekali pakai, maka bagian ini sangat penting guna memantau sisa kertas yang masih dapat digunakan.

Jumlah kertas film pada kamera berbeda-beda tergantung pada jenis ataupun merk kamera yang Anda beli, pada umumnya jumlah kertas film antara 24, 27 atau 36.

3. Indikator Flash

Bagian ini juga penting ketika memotret dalam keadaan minim cahaya (low light). indikator flash berfungsi untuk memberi sinyal ketika flash kamera sudah aktif, ditandai dengan lampu berwarna merah yang berkedip.

Bagian Kamera
Source : ardiankusuma.com

4. Tombol Flash

Tombol flash umumnya berbentuk bulat disebelah lensa, berfungsi untuk mengaktifkan flash kamera. Ketika flash telah aktif maka kamera akan memberi sinyal, ditandai dengan kedipan lampu berwarna merah pada indikator flash.

5. Lampu Flash

Dispossable camera juga telah terdapat lampu flash guna membantu kamera ketika memotret pada keadaan minim cahaya (low light). Jarak optimal penggunaan lampu flash kurang lebih pada jarak 3 meter dengan objek.

Bagian Kamera Disposable
Source : ardiankusuma.com

7. Viewfinder

Viewfinder digunakan untuk mengintip objek yang masuk kedalam frame foto, tetapi frame pada viewfinder terbilang kurang akurat pada hasil foto. Maka Anda harus menggunakan insting dalam memperkirakan objek yang akan terpotong frame nantinya.

8. Roda Roll

Roda roll dapat digunakan dengan cara memutarnya sebelum tombol shutter ditekan, lalu tunggu sampai terdengar suara klik. Kemudian kamera baru bisa digunakan untuk memotret.

Selain untuk memutar film, roll ini juga berfungsi sebagai pengaman agar tombol shutter.

9. Camera Grip

Kemudian di bagian bawah roda roll terdapat camera grip. sangat berfungsi untuk memudahkan Anda ketika memegang kamera agar tidak mudah jatuh.

10. Baterai

Kamera disposable memerlukan sumber tenaga dari baterai agar dapat menyala, yang terletak pada kamera bagian bawah. Pada kamera baru, umumnya telah tersedia baterai dan telah terpasang didalam kamera.

Tetapi Anda tetap harus memastikan daya baterai tidak habis dan bila diperlukan, bawa baterai cadangan agar tidak kehabisan baterai saat memotret dalam perjalanan jauh.

Cara Menggunakan Disposable Camera

Cara menggunakan disposable camera sangat mudah, karena kamera ini memang dikhususkan untuk pemula yang ingin belajar fotografi. Mayoritas pengaturan di dalamnya juga default (Mode Auto) dan tidak bisa dirubah, jadi pengguna tidak perlu ribet memilih setting yang pas.

Sebenarnya cara menggunakan kamera sekali pakai ini hampir sama dengan kamera analog, pertama Anda harus mengeluarkan kamera dari bungkus plastik sebelum menggunakannya. Jika sudah, sekarang Anda tinggal membidik scene yang menarik dan artsy.

Hasil Foto
Hasil Foto Disposable Camera (Source : lomography.com)

Perlu diingat, untuk mendapatkan hasil terbaik, Anda harus mengambil gambar dalam radius maksimal 3 meter. Di atas 3 meter, hasil foto dengan kamera sekali pakai tidak terlalu menggembirakan.

Hasil Foto
Hasil Foto Disposable Camera (Source : lomography.com)

Karena bukan kamera digital, Anda tidak bisa langsung melihat hasil bidikan. Anda harus menghabiskan roll fim terlebih dahulu, yang berjumlah 24, 27 atau 36. Nah, setelah habis, kamera sekali bisa dibongkar untuk diambil roll film untuk kemudian dibawa ke tempat cuci film.

Anda bisa memilih untuk mencetak foto-foto tersebut atau menjadikannya soft file sehingga bisa diunggah ke internet. Jika ingin dijadikan soft file, maka bisa menggunakan flashdisk atau CD, yang bisa digunakan sebagai media penyimpanan.

Dalam penggunaan disposable camera, lebih baik foto kelebihan cahaya daripada kekurangan cahaya. Foto yang terlalu terang bisa menimbulkan kesan artsy yang unik, berbeda jika terlalu gelap, yang tidak bisa diperbaiki dengan tool edit manapun.

Kelebihan Disposable Camera

1. Cocok untuk Pemula

Disposable camera atau kamera sekali pakai ini cocok untuk Anda yang baru ingin belajar tentang fotografi. Ya, dengan penggunaan dan setting yang sederhana, Anda bisa mengasah skill pemula dengan maksimal.

Berbeda jika Anda langsung menggunakan kamera DSLR, yang memiliki setting dan cara penggunaan yang lebih kompleks. Karena itu, Anda bisa belajar dari hal termudah terlebih dahulu, jika sudah pro, maka bisa menggunakan peralatan yang lebih canggih.

2. Praktis untuk Traveller

Untuk Anda yang hobi bepergian sambil mengabadikan momen, maka membawa kamera sekali pakai alih-alih kamera DSLR bisa menjadi pilihan yang tepat. Kamera ini sangat praktis, jadi cocok dibawa kemanapun tanpa khawatir merusaknya.

Berbeda jika Anda menggunakan kamera DSLR, yang cukup berat dan riskan jika jatuh dan semacamnya. Harganya yang mahal membuat Anda tidak leluasa dalam berkreasi mengambil sudut bidikan yang tepat, karena takut jatuh, rusak dan seterusnya.

3. Hasil Artsy dan Memberikan Kesan Mendalam

Foto dengan gaya vintage sedang digandrungi sekarang ini, jika tidak percaya, Anda bisa melihatnya di Instagram maupun TikTok. Nah, dengan kamera sekali pakai ini, Anda bisa membuat foto gaya vintage original yang lebih berkesan.

Ya, kamera sekali pakai ini memang memiliki ciri khas pada hasil fotonya, yang tampak artsy dengan efek grainy-nya. Menggunakan kamera ini dan melihat hasilnya seakan bisa membawa Anda ke masa lalu yang penuh dengan kenangan mendalam.

Hasil foto yang tidak bisa langsung dilihat juga akan mengajari Anda sebuah proses bagaimana hal seni diciptakan. Ya, setelah roll habis, Anda masih harus datang ke tempat cuci film untuk melihat hasil dari bidikan disposable camera tersebut.

4. Mudah Ditemukan

Kamera sekali pakai mudah sekali ditemukan, yang paling populer adalah merek Fuji, yang hadir dalam beberapa varian dan bisa Anda sesuaikan dengan selera dan kebutuhan. Anda bisa mendapatkan kamera sekali pakai ini dari marketplace maupun toko offline terdekat.

5. Mudah Digunakan

Menggunakan disposable camera tidak seribet menggunakan kamera digital, karena Anda tinggal mengarahkan viewfinder pada objek, menyalakan flash lalu menekan shutter. Jika shutter tidak bisa berfungsi dengan semestinya, maka tanda roll telah habis dan film bisa segera dicetak.

6. Banyak Opsi Merek

Pengguna bisa memilih merek disposable kamera sesuai yang mereka inginkan, bisa dari Fuji, Kodak, Lomography dan lain sebagainya. Berikut beberapa rekomendasi kamera sekali pakai terbaik yang bisa Anda pertimbangkan:

  • Fujifilm Superia X-Tra 800 (Rp325.000)
  • Kodak Sport Underwater Waterproof 800 ISO (Rp250.000)
  • Ilford XP2 (Rp230.000)
  • Fujifilm Disposable QuickSnap Premium Kit (Rp450.000)

Disposable camera menjadi opsi kamera yang tepat jika Anda seorang pemula atau ingin menghasilkan foto yang artsy dengan gaya vintage. Kamera sekali pakai ini hadir dalam berbagai merek dan harga terjangkau, yang bisa Anda pilih sesuai dengan selera dan bujet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *