Jenis Analisis Laporan Keuangan dan Tujuannya

Laporan keuangan tentu bukanlah hal asing bagi para pelaku usaha. Hal ini dikarenakan aktivitas tersebut sangatlah penting bagi keberlangsungan sebuah usaha. Ya, analisis laporan keuangan memang memiliki banyak fungsi dan tujuan.

Tujuan Analisa Laporan Keuangan

Tujuan Analisa Laporan Keuangan

Bukan hanya untuk menilai bagaimana kondisi keuangan perusahaan saja, tetapi banyak lagi yang lainnya. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Fungsi Screening (Penyaringan)

Analisis laporan keuangan dapat digunakan untuk menentukan screening atau penyaringan terhadap aktivitas bisnis yang akan dilakukan. Dari analisis tersebut, Anda dapat melihat aktivitas bisnis mana saja yang efektif bagi perusahaan.

2. Fungsi  Forecasting (Peramalan)

Hasil analisis juga dapat digunakan untuk memprediksi untung atau rugi sebuah perusahaan di masa depan. Biasanya, para investor akan menggunakan data analisis keuangan ini sebagai bahan peramalan atau pertimbangan sebelum mereka melepaskan dana investasi bagi perusahaan yang akan diberi dana investasi.

3. Fungsi Diagnosis

Selanjutnya, laporan keuangan juga dapat digunakan untuk melakukan diagnosis terhadap kondisi keuangan serta melihat kendala yang terjadi di bagian keuangan dan operasional. Hal ini akan memudahkan perusahaan untuk mendeteksi permasalahan dan mempertimbangkan strategi pemecahan masalah.

4. Fungsi Evaluasi 

Anda juga dapat menggunakan laporan sebagai bahan evaluasi perusahaan secara umum. Selain bagian keuangan, hasil analisis ini juga dapat digunakan untuk mengevaluasi bagian manajemen, SDM, dan operasional perusahaan.

Selain keempat fungsi di atas, ada beberapa tujuan penggunaan analisis laporan keuangan bagi perusahaan, yaitu:

  1. Sebagai dasar pertimbangan apakah perusahaan sanggup mengembalikan utang beserta bunganya di tahun-tahun mendatang.
  2. Sebagai bahan pertimbangan investor dalam menempatkan dananya bagi perusahaan.
  3. Sebagai alat untuk mengetahui besaran pajak yang harus dibayar perusahaan kepada pemerintah tiap tahunnya.
  4. Sebagai bahan untuk menyusun strategi yang menunjang perkembangan perusahaan.
  5. Sebagai bahan penilaian kesehatan finansial perusahaan di tahun berjalan, serta alat perbandingan dengan kondisi keuangan perusahaan di tahun-tahun sebelumnya.

Jenis Analisis Laporan Keuangan

Jenis Analisis Laporan Keuangan

Dalam membuat analisis laporan finansial ada beberapa jenis pendekatan yang digunakan, antara lain:

1. Analisis Horizontal

Analisis keuangan jenis ini merupakan analisis yang dibuat dengan membandingkan tiap pos keuangan yang sama dalam kurun waktu yang berbeda. Tujuannya agar dapat melihat kenaikan atau penurunan pos keuangan tersebut dalam periode tertentu. Analisis horizontal juga disebut juga analisis dinamis atau analisis komparatif.

2. Analisis Vertikal

Analisis vertikal merupakan jenis laporan yang dibuat untuk menilai kondisi keuangan dalam satu periode. Laporan ini membandingkan pos-pos keuangan yang berbeda, tetapi berada dalam satu periode laporan keuangan. Tujuan analisis vertikal adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan perusahaan dalam satu periode.

3. Analisis Tren

Analisis tren merupakan jenis laporan yang digunakan untuk mengetahui kecenderungan kondisi finansial perusahaan. laporan analisis ini menggunakan persentase. Sebab itu, Anda dapat melihat apakah perusahaan mengalami peningkatan atau penurunan.

4. Analisis Perbandingan

Analisis ini merupakan proses laporan finansial perusahaan yang membandingkan laporan keuangan saat ini dengan menggunakan minimal dua laporan keuangan sebelumnya. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kondisi keuangan perusahaan saat ini dan perbandingannya dengan dua periode sebelumnya.

5. Analisis Persentase Tiap Komponen

Analisis persentase tiap komponen disebut juga dengan analisis common size. Analisis ini membandingkan persentase tiap komponen terhadap keseluruhan total aset yang dimiliki perusahaan. Tujuan analisis ini adalah untuk mengetahui besarnya modal, utang, total aset, dan untung rugi perusahaan.

6. Analisis Index Time Series

Analisis ini menggunakan data laporan keuangan pada tahun tertentu sebagai pembanding atau tahun dasar index. Penggunaan historis data tersebut ditujukan guna mengetahui bagaimana perkembangan finansial perusahaan dari waktu ke waktu.

7. Analisis Break Even

Analisis ini merupakan analisis yang menggunakan acuan berapa keuntungan perusahaan yang harus dicapai dalam satu periode tertentu. Analisis ini bertujuan untuk menentukan rencana strategis guna mencapai keuntungan perusahaan.

Demikian beberapa jenis dan metode aktivitas laporan keuangan yang sering dipakai oleh banyak perusahaan. Anda pun dapat mengembangkan jenis analisis laporan ini ke teknik yang lebih dinamis dan komprehensif sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda. Semoga bermanfaat.

Baca Juga:

Check Also

5 Bisnis Tanpa Modal Menguntungkan untuk Pemula

Memulai sebuah bisnis memang identik dengan mengeluarkan modal. Modal yang dikeluarkan cukup beragam, mulai dari modal minim …